BUMN Tawarkan Keuntungan Investasi Apartemen Hingga 40 Persen

BUMN Tawarkan Keuntungan Investasi Apartemen Hingga 40 Persen
BUMN Tawarkan Keuntungan Investasi Apartemen Hingga 40 Persen

BUMN Tawarkan Keuntungan Investasi Apartemen Hingga 40 Persen

BUMN Tawarkan Keuntungan Investasi Apartemen Hingga 40 Persen
BUMN Tawarkan Keuntungan Investasi Apartemen Hingga 40 Persen

BANDUNG-Salah satu anak perusahaan BUMN PT Wijaya Karya melalui anak perusahaannya PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) menawarkan keuntungan investasi di bidang apartemen hingga 40%.

Direktur Utama WIKA Realty, Agung Salladin menjelaskan pihaknya membidik pasar investor karena apartemen ini salah satu investasi yang menarik dengan adanya kenaikan harga hingga 4 kali lipat dibanding harga beli. Ia menuturkan sejak dirilis 13 tahun yang lalu harga apartemen yang telah terjual sudah naik sekitar 500 % sehingga rerata keuntungan investasinya bisa mencapai 38-40% per tahun.

Berdasarkan beberapa proyek pembangunan WIKA Realty yang lain, kata Agung investasi di bidang apartemen khususnya Taman Kencana La Grande termasuk memberikan imbal hasil yang cukup tinggi dengan keuntungan investasi antara 20-25% per tahun.

“Tapi beberapa lokasi apartemen kita yang sangat strategis keuntungan investasi

ini bisa sampai 40%. Misalnya di Sudirman, dalam waktu 1 sampai 2 tahun, ibaratnya kita tanam modal sudah bisa balik modal alias break event point (BEP),” katanya saat meluncurkan Apartemen Tamansari Kencana di hotel Best West Tern Bandung, Senin (5/11/2018).

Terletak di kawasan perumahan eksklusif Jalan Terusan Jakarta, Antapani Bandung, Apartemen Tamansari Kencana memiliki luas lahan 1,5 ha yang terdiri dari Apartemen tiga tower dengan 1.614 unit tersedia dalam empat tipe kamar, yaitu Tipe Studio, One Bedroom, Two Bedroom dan tipe Three Bedroom dengan harga sekitar Rp350 juta hingga Rp1,5 miliar sesuai dengan tipe unit yang dimiliki.

Adapun, Manager Biro Pemasaran PT WIKA Realty, Kukuh Ariadi mengatakan selain membidik investor pihaknya juga mencoba menggarap pasar milenial. Menurutnya, dengan kisaran harga Rp350 juta bisa terjangkau oleh kalangan milenial yang rerata baru memasuki dunia kerja.

Kukuh menyebutkan pangsa pasar milenial tergolong tinggi setelah kelas menengah ke atas sehingga menjadi salah satu faktor WIKA Realty memasarkan produk ini. “Tergolong murah bila dibandingkan dengan harga perumahan di Bandung sudah mencapai Rp 900 juta,” imbuhnya.

Selain itu, adanya berbagai dukungan produk perbankan dengan uang muka 50% dan cicilan 25 hingga 30 tahun semakin memberikan kemudahan bagi para kaum milenial untuk bisa memiliki apartemen di kawasan Bandung.

“Dengan harga segitu maka akan tercapai, sesuai dengan pendapatan para milenial

yang baru memasuki dunia kerja terlebih sekarang banyak produk perbankan yang memudahkan milenial memiliki sebuah apartemen di kawasan Bandung,” jelasnya.

Sementara itu, guna mendukung kenyamanan penghuni apartemen Tamansari Kencana, WIKA Realty menerapkan konsep yang berbeda dengan apartemen lainnya.

Pimpinan Bias Tekno Art Kreasindo Sardjono Sani yang telah berpengalaman di bidang arsitektur Indonesia

mengatakan, dalam apartemen tersebut terdapat satu lantai yang terdiri dari 30 unit, didesain dengan full furniture dan mengedepankan khas hijaunya Brand Tamansari.

“Mungkin yang paling berbeda yaitu kita ingin meski hidup di apartemen tapi penghuninya tidak individual. Mereka masih bisa berinteraktif dengan penghuni lainnya. Hidup di apartemen boleh modern tapi kearifan lokal mesti tetap dijaga,” pungkasnya. jo

 

Sumber :

https://blog.dcc.ac.id/nama-latin-tumbuhan-paku/