Cara Mengenal Jam Tangan Asli dan Palsu Dengan Mudah dan Gampang

Cara Mengenal Jam Tangan Asli dan Palsu Dengan Mudah dan Gampang

Jam tangan menjadi satu aksesoris wajib untuk wanita dan lelaki untuk menunjang penampilannya keseharian. Sederet jam tangan original brand dunia muncul di Indonesia untuk meningkatkan koleksi individu Anda.

Tak jarang, tidak sedikit penjual ‘nakal’ yang menjajakan jam tangan tiruan di sejumlah tempat dan website online ternama. Bagi menghindari kekeliruan membeli jam tangan replika tersebut, CEO The Watch Co, Erick Sutanto, membagi sejumlah tips melakukan pembelian jam tangan.

“Yang memisahkan pasti kualitasnya ya, dari segi ketebalannya, presisi desain, dan presisi warna. Ini yang tentu berbeda, sebab material tersebut sendiri lain jauh. Namanya pun abal-abal sama yang asli tentu beda,” kata Erick saat mengobrol dengan VIVA belum lama ini.

Berikut sejumlah cara mudah memisahkan jam tangan pribumi dan palsu:

Perhatikan format jam
Jam tangan asli diciptakan dengan tingkat akurasi yang tinggi dan berkualitas. Sehingga menghasilkan produk yang bagus dari mulai dari penampakan casing-nya, body jam serta artikel atau yang tercetak bakal terlihat sangat apik dan presisi.

Garansi
Perbedaan menonjol ketika Anda melakukan pembelian jam tangan asli ialah jam yang dibeli mempunyai garansi. Hal itu yang tidak akan didatangi saat melakukan pembelian jam tangan palsu.

“Cuma dari perusahaan sendiri, entah tersebut dari The Watch Co, Daniel Wellington, Timex dan Olivia Burton tentunya, kita menyerahkan lifetime battery Warranty. Ini ialah satu service yang belum pernah dipunyai perusahaan manapun. Yang saya rasa ini mempermudah dan menyerahkan satu garansi kenyamanan guna si pelanggan yang mengenakan barang original,” kata Erick.

Harga

Harga tampak jelas andai membeli barang pribumi atau palsu. Sebaiknya Anda memahami dahulu kisaran harga pasaran jam tangan yang hendak dibeli. Jika harganya jauh lebih murah hingga 50 persen dari harga pasaran, maka usahakan berhati-hati.

“Orang tidak sedikit yang bilang, mengapa enggak gunakan yang palsu saja, kan serupa. Tapi jadilah orang yang cerdas dan mendidik. Semua orang memerlukan barang yang berbobot | berbobot | berkualitas untuk hidupnya ke depan, jadi tidak boleh salah beli,” katanya.

Baca Juga: