Kenali Perbedaan Meteor, Meteorit, dan Meteoroid

Kenali Perbedaan Meteor, Meteorit, dan Meteoroid

Bintang kecil, di langit yang tinggi…

Amat banyak, hiasi angkasa…

Aku ingin, terbang dan menari…

Jauh tinggi ke daerah kau berada…

Squad, pernahkah anda menyanyikan lagu tadi? Pasti pernah dong. Apalagi kalo ada bintang jatuh, pasti anda langsung berdoa sehingga dikabulin permohonannya ‘kan?

Bintang jatuh itu, dalam pengetahuan sains dinamakan sebagai meteor. Wah apa sih meteor itu? Meteor merupakan batu yang melayang-layang di luar angkasa sana. Selain dijuluki sebagai meteor, batu-batu ini ternyata miliki julukan lain lho. bergantung kondisi tempatnya, batu-batu ini termasuk bisa dipanggil sebagai meteorit dan meteoroid. Apa aja ya perbedaan mereka? Yuk kami cari tahu!

Baca termasuk : Fakta yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Bumi

Meteoroid

Meteoroid adalah batu-batu angkasa berukuran kecil-kecil yang melayang-layang bebas di angkasa dan bergerak cepat. Meteoroid ini miliki ukuran kebanyakan sebesar batu kerikil. Namun, tidak seperti benda-benda angkasa lainnya, meteoroid tidak miliki lintasan yang beraturan dan tidak mengorbit kepada matahari.

Meteor

Selanjutnya adalah meteor. Meteor merupakan meteoroid yang jatuh dan masuk ke dalam atmosfer bumi. Karena melayang-layang nggak paham di angkasa, seringkali meteoroid ini masuk ke bumi dan berubah namanya jadi meteor. Ketika meteor jatuh ke dalam atmosfer bumi, maka dapat berlangsung gesekan dengan udara sehingga benda tersebut dapat jadi panas dan terbakar. Nah, meteor yang terbakar ini biasa kami sebut dengan bintang jatuh.

Meteorit

Nah, yang paling akhir adalah meteorit. Meteorit merupakan meteor yang tidak habis terbakar dan capai permukaan bumi. Tumbukan meteorit yang sampai ke permukaan bumi ini sering banget bikin lubang-lubang besar di permukaan bumi. Salah satu umpama lubang yang dihasilkan dari meteorit ini adalah Kawah Meteorit Arizona di Amerika Serikat. Lebarnya sebesar 1,265 meter loh squad. Wow, gede banget ya.

Tahukah kamu, Kawah Meteorit Arizona dengan sebutan lain kawah Barringer, merupakan kawah yang terbentuk karena jatuhnya meteor pada 49.000 tahun yang lalu. Meteor yang jatuh ini merupakan meteor dengan ukuran panjang lebih kurang 45,72 meter. Walau ukuran meteor ini relatif kecil, tetapi bisa sebabkan kawah sebesar 2 km dengan kedalaman 175 meter. Tidak hanya itu, pengaruh dari meteorit ini sebabkan pinggiran kawah yang terangkat setinggi 45 meter lebih tinggi dari dataran disekitar wilayah tabrakan.

Selengkapnya : https://www.gurukelas.co.id/