Masjid Ajarkan Nilai Keragaman

Masjid Ajarkan Nilai Keragaman
Masjid Ajarkan Nilai Keragaman

Masjid Ajarkan Nilai Keragaman

Masjid Ajarkan Nilai Keragaman
Masjid Ajarkan Nilai Keragaman

BANDUNG- Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid

menegaskan keragaman arsitektur dan ornamen masjid di beberapa daerah di Indonesia sebenarnya mirip dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, yaitu meskipun memiliki bentuk bangunan yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama untuk beribadah.

“Seperti Bhinneka Tunggal Ika, memiliki bentuk bangunan yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama. Dari keragaman bangunan masjid tersebut, sesungguhnya menegaskan bahwa Islam mampu menangkap keragaman di masyarakat,” tutur alumnus Ponpes Modern Gontor ini dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id, Sabtu (6/8).

Corak bangunan yang berbeda tersebut, tambah Hidayat

, berbeda dengan masjid yang ditemui di Turki, negara-negara Timur Tengah, Asia Timur, serta Eropa, yang relatif memiliki kesamaan dalam arsitektur serta ornamen masjid.

Oleh karena itu, Hidayat berharap dari nilai-nilai yang diajarkan Masjid tersebut, masyarakat Indonesia dapat belajar hidup berjamaah, daripada individualis. Karena dengan berjamaah, masyarakat Indonesia bisa melakukan koreksi atas paham-paham yang menyimpang, seperti radikalisme, terorisme, dan liberalisme serta paham-paham lain yang tak sesuai.

“Dari perilaku individualisme tadi bisa membuat seseorang menjadi radikal dan terorisme,” ujarnya.

Dengan demikian, Hidayat berharap masjid hendaknya

tidak hanya menjadi tempat sujud semata, melainkan harus menjadi pusat segala aktivitas untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya kepada generasi muda.

“Masjid jangan hanya dijadikan tempat sujud saja, namun juga harus dijadikan pusat segala kegiatan yang bermanfaat, terutama untuk generasi muda dan meningkatkan sumber daya manusia,” jelas Hidayat.

Sebab dengan banyak melakukan aktivitas di masjid, maka kualitas masyarakat akan menjadi lebih baik. “Sebaliknya, bila dijauhkan dengan masjid, kehidupan masyarakat akan menjadi gelap gulita, penuh perilaku menyimpang,” tutup Hidayat.

 

Baca Juga :