Penentuan Jenis Kelamin terhadap Makhluk Hidup

Penentuan Jenis Kelamin terhadap Makhluk Hidup

tentunya anda udah paham ya terkecuali sebagian besar dari spesies makhluk hidup dibedakan jadi dua berdasarkan jenis kelaminnya, yakni jantan dan betina. Meskipun begitu, tersedia pula makhluk hidup yang berjenis kelamin ganda (hermaprodit) dan makhluk hidup yang cuma memiliki satu jenis kelamin saja gara-gara sanggup bereproduksi secara partenogenesis. Tapi, dulu nggak sih anda mulai penasaran, lebih kurang apa ya yang sebabkan makhluk hidup sanggup berjenis kelamin jantan atau betina?

Ternyata, jenis kelamin suatu organisme ditentukan oleh sebagian faktor Squad, di antaranya faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik merupakan faktor yang memiliki peran utama di dalam pemilihan jenis kelamin suatu organisme. Hal ini gara-gara faktor genetik ditentukan oleh materi genetik yang tersedia di di dalam kromosom, khususnya kromosom kelamin (gonosom). Sementara itu, faktor lingkungan yang mempengaruhi perbedaan jenis kelamin suatu organisme sanggup berasal dari lingkungan internal sel maupun lingkungan eksternal sel, salah satu contohnya adalah suhu lingkungan.

Meskipun jenis kelamin setiap organisme udah sanggup ditentukan, yakni jantan atau betina, tetapi jenis pemilihan jenis kelamin setiap organisme itu berbeda-beda, Squad. Nah, untuk penjelasan lebih lanjutnya sanggup anda simak terhadap artikel di bawah ini!

Penentuan jenis kelamin atau determinasi seks adalah proses pemilihan jenis kelamin terhadap makhluk hidup berdasarkan kromosom kelamin. Terdapat sebagian jenis pemilihan jenis kelamin terhadap organisme, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Tipe XY

Organisme yang memiliki kromosom kelamin bersama jenis XY sanggup ditemukan terhadap mamalia terhitung manusia, sebagian jenis serangga, dan juga sebagian jenis tumbuhan berumah dua (hanya memiliki satu jenis kelamin di dalam satu pohon).

Manusia
Pada manusia, seseorang yang berjenis kelamin perempuan bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas sepasang kromosom X. Sementara itu, seseorang yang berjenis kelamin laki-laki bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas satu kromosom X dan satu kromosom Y. Berikut ini merupakan pemilihan jenis kelamin terhadap manusia saat proses fertilisasi oleh sperma.

Serangga
Contoh serangga yang memiliki kromosom kelamin bersama jenis XY adalah lalat buah (Drosophila melanogaster). Seperti halnya terhadap manusia, lalat buah betina bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas sepasang kromosom X, sedangkan lalat buah jantan bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas satu kromosom X dan satu kromosom Y.

Nah, sekarang, cobalah kami perhatikan contoh pemilihan jenis kelamin terhadap lalat buah bersama menggunakan rumus indeks kelamin ya, Squad.

Contoh I: Misalkan, terdapat lalat buah bersama rumus kromosom 3AAXX.

IK = Jumlah kromosom X/Jumlah autosom = 2/2 = 1. Jadi, lalat buah itu berjenis kelamin betina.

Contoh II: Misalkan, terdapat lalat buah bersama rumus kromosom 3AAXY.

IK = Jumlah kromosom X/Jumlah autosom = setengah = 0,5. Jadi, lalat buah itu berjenis kelamin jantan.

2. Tipe X0

Organisme yang memiliki jenis kelamin jenis ini sanggup ditemui terhadap sebagian jenis serangga seperti belalang dan kecoa. Hal ini gara-gara terhadap belalang dan kecoa tidak dijumpai kromosom Y, supaya pemilihan jenis kelaminnya menggunakan jenis X0. Belalang betina bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas sepasang kromosom X dan belalang jantan bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas satu kromosom X dan tidak memiliki kromosom Y.

3. Tipe ZW

Organisme bersama jenis kelamin jenis ZW sanggup ditemui terhadap ikan, unggas, dan sebagian jenis reptil tertentu. Berlawanan bersama jenis XY, individu betina bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas pasangan kromosom yang tidak sama dan individu jantan bakal memiliki kromosom kelamin yang terdiri atas pasangan kromosom yang sama. Akan tetapi, untuk jauhi kekeliruan bersama jenis XY, pasangan kromosom yang tidak sama diberi simbol ZW dan pasangan kromosom yang mirip diberi simbol ZZ.

4. Tipe haploid-diploid

Organisme bersama jenis kelamin bertipe haploid-diploid sanggup ditemukan terhadap serangga ordo Hymenoptera, seperti semut dan lebah. Berikut ini merupakan contoh pemilihan jenis kelamin terhadap lebah madu.

Sekarang anda udah paham kan apa saja tipe-tipe pemilihan jenis kelamin terhadap makhluk hidup. Tahukah anda terkecuali setiap kromosom, baik itu kromosom tubuh maupun kromosom kelamin memiliki kandungan gen, lho. Nah, gen-gen yang terikat terhadap kromosom kelamin disebut pautan seks (sex linkage). Terdapat gen yang terikat terhadap kromosom X dan tersedia pula gen yang terikat terhadap kromosom Y. Sekarang, mari kami simak penjelasannya di bawah ini.

Pautan seks pertama kali ditemukan oleh seorang genetikawan asal Amerika Serikat yang bernama Thomas Hunt Morgan. Pautan seks sebabkan suatu pembawaan warisan cuma keluar terhadap jenis kelamin khusus terkait terhadap di mana gen-gen itu terpaut atau terikat. Pautan seks sanggup berlangsung terhadap nyaris semua organisme terhitung manusia dan hewan. Berikut ini merupakan sebagian macam pautan seks yang sanggup anda ketahui nih, Squad.

1. Pautan seks terhadap manusia

Manusia memiliki dua jenis kromosom seks, yakni XX terhadap perempuan dan XY terhadap laki-laki. Oleh gara-gara itu, pautan seks terhadap manusia sanggup berlangsung terhadap kromosom X dan kromosom Y nya. Contohnya adalah gen penyakit hemofilia dan hipertrikosis.

Hemofilia
Hemofilia merupakan penyakit genetik yang sebabkan penderitanya mengalami gangguan perdarahan dikala terluka akibat kurangnya faktor pembekuan darah. Hemofilia ditentukan oleh gen h yang terpaut terhadap kromosom X. Hemofilia cuma dijumpai terhadap laki-laki gara-gara gen ini berbentuk letal terhadap perempuan. Meskipun demikian, bagi perempuan, ia bakal jadi carrier (pembawa sifat) dan bakal menurunkannya kepada anak laki-lakinya.

Hipertrikosis
Hipertrikosis adalah suatu penyakit genetik yang sebabkan penderitanya mengalami perkembangan rambut yang tidak normal di daerah tubuh tertentu. Hipertrikosis ditentukan oleh gen h yang terpaut terhadap kromosom Y, supaya penyakit ini cuma berlangsung terhadap pria.

2. Pautan seks terhadap hewan

Selain terhadap manusia, pautan seks terhitung sanggup berlangsung terhadap hewan, di antaranya warna mata terhadap lalat buah dan warna bulu terhadap kucing.

Warna mata terhadap lalat buah (Drosophila melanogaster)
Gen pautan seks terhadap lalat buah adalah gen penentu warna mata. Lalat buah normal bakal memiliki warna mata berwarna merah yang tergoda oleh gen dominan W yang terpaut terhadap kromosom X. Sementara itu, alelnya yakni gen w bakal mempengaruhi warna mata putih dan berbentuk resesif.

Warna bulu terhadap kucing
Pautan seks terhadap kucing terdapat terhadap gen yang menentukan warna bulu kucing. Gen ini terpaut terhadap kromosom X dan menyebabkan warna hitam atau coklat. Kucing jantan sanggup memiliki bulu berwarna hitam atau coklat bersama kombinasi warna putih. Hal ini gara-gara kucing jantan cuma memiliki satu kromosom X yang berisi gen warna hitam atau coklat saja. Sementara itu, kucing betina sanggup memiliki bulu bersama kombinasi warna hitam, coklat, dan putih. Hal ini gara-gara kucing betina memiliki dua buah kromosom X bersama barangkali tiap-tiap kromosom berisi gen yang berbeda, yakni hitam dan coklat.

Wah, bagaimana tanggapanmu setelah membaca artikel kali ini? Menarik, bukan? Ternyata, warna bulu terhadap kucing terhitung contoh masalah pautan seks, ya. Sekarang, anda jadi paham deh terkecuali anda melihat kucing bersama bulu berwarna hitam, coklat, dan putih, pasti itu kucing betina!

Baca Juga :