perusahaan Hong Kong & China serbu RI

perusahaan Hong Kong & China serbu RI
perusahaan Hong Kong & China serbu RI

perusahaan Hong Kong & China serbu RI

perusahaan Hong Kong & China serbu RI
perusahaan Hong Kong & China serbu RI

Sedikitnya 200 perusahaan asal Hong Kong dan Provinsi Guangdong

China ambil bagian dalam Pameran inagurasi Lifestyle Expo Jakarta (LEJ).

Pameran yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini diharapkan mampu menarik perhatian dari para importir, distributor, peritel serta buyers departement store, toko-toko khusus, juga bisnis pesanan lewat pos (mail-order) di Indonesia.

 

Wakil Direktur Eksekutif Hong Kong Trade Development Council

(HKTDC) Margaret Fong mengatakan, Hong Kong sudah memandang Indonesia sebagai pasar potensial yang terus membesar. Mengingat Indonesia merupakan negara berpopulasi terpadat di Asia Tenggara.

Pembukaan pameran dihadiri Menkop dan UKM Syarif Hasan, Deputy Dir Guangdong Province of Foreign Trade and Economic Ma Hua, Ketua Kadin Indonesia-Hong Kong Committe James Budiono, serta Direktur Eksekutif HKTDC Fred Lam, yang diadakan pada 15-17 maret 2012 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Kamis (15/3/2012).

 

Pameran terbagi dalam lima zona, yakni consumer electronics

gifts and premiums, produk rumah tangga dan barang elektronik, produk fashion dan aksesoris, serta arloji dan jam.

Dalam beberapa tahun terakhir tujuan ekspor maupun impor Indonesia memang telah bergeser dari barat menuju timur. Pada 2011, China menjadi pengimpor terbesar Indonesia dengan nilai transaksi USD21,6 miliar. “Konsumen Indonesia memiliki selera yang bagus untuk menyesuaikan dengan gaya hidup,” ujar Ma Hua.

 

Transaksi perdagangan Indonesia-Hong Kong

pada 2011 tercatat USD5,8 miliar atau tumbuh delapan persen dari 2010. Rinciannya, ekspor Hong Kong ke Indonesia mencapai USD2,97 miliar, sedangkan impornya sebesar USD2,842 miliar.

Sebagai tambahan, HKTDC juga menawarkan kesempatan penyelarasan usaha (business matching) sekaligus bantuan publikasi dan bantuan pencari data (sourcing assistance) secara online, yang bisa menjadi kesempatan emas bagi pengusaha Indonesia untuk memperluas pasar.

Sumber : https://how.co.id