Disertasi Seks Pra Nikah, DPR Minta Jokowi Pecat Rektor UIN Sunan Kalijaga

Disertasi Seks Pra Nikah, DPR Minta Jokowi Pecat Rektor UIN Sunan Kalijaga
Disertasi Seks Pra Nikah, DPR Minta Jokowi Pecat Rektor UIN Sunan Kalijaga

Disertasi Seks Pra Nikah, DPR Minta Jokowi Pecat Rektor UIN Sunan Kalijaga

Disertasi Seks Pra Nikah, DPR Minta Jokowi Pecat Rektor UIN Sunan Kalijaga
Disertasi Seks Pra Nikah, DPR Minta Jokowi Pecat Rektor UIN Sunan Kalijaga

Wakil Ketua Komisi VIII, Sodik Mudjahid meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi

melalui menteri Agama untuk mencopot jabatan Direktur Pasca Sarjana dan Rektor UIN Sunan Kalijaga.

Permintaannya itu berlandaskan adanya disertasi bertemakan keabsahan seks pranikah yang dianggap melenceng dari nilai-nilai pancasila.

Disertasi berjudul ‘Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital’ yang dibuat oleh Dosen UIN Surakarta, Abdul Aziz mendadak jadi viral lantaran isinya yang meneliti keabsahan seks pranikah.

Baca Juga

Komisi X DPR RI Rancang Aturan SMK Terintegrasi dengan Dunia Industri
Pemerintah Putuskan KSP Jadi Pusat Informasi Virus Corona Indonesia
Menkumham Tandatangani Pencabutan Bebas Visa Warga China ke Indonesia
Wacana Pulangkan 600 WNI eks ISIS, Tagar #TolakEksWNIproISIS Menggema
1.020 Orang Sembuh dari Virus Corona, China Berterimakasih pada Indonesia

Sodik menilai seharunya Direktur Pasca Sarjana serta promotor dari disertasi tersebut bisa menjalani kegiatan ilmiah untuk mencegah meluasnya budaya seks bebas di Indonesia.

“Jika rektor, direktur pasca dan promotor yg cerdas dan peka, UIN Sunan Kalijaga,

harusnya melakukan kegiatan ilmiah untuk mencegah budaya seks bebas dan menghapuskan kekhawatiran orangtua dan masyarakat,” kata Sodik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/9/2019).

Dengan lolosnya disertasi tersebut dan dinyatakan lulus dalam sidang terbuka, Sodik menganggap pimpinan UIN Sunan Kalijaga gagal dan bodoh untuk memahami dinamika perilaku seks bebas yang menurutnya melenceng dari apa yang diamanatkan pancasila pun dengan nilai-nilai agama serta budaya masyarakat Indonesia.

Wakil Ketua Komisi VIII dari Fraksi Gerindra tersebut memaparkan tiga hal perilaku hubungan seks yang tengah berkembang saat ini ialah, perilaku seks bebas di luar ikatan pernikahan. Perilaku itu bisa dilakukan dari kaum remaja hingga lansia. Tak jarang dari mereka pun serta merta merekamnya dalam sebuah video.

“Hal ini sangat bertentangan dengan nilai Pancasila,” ujarnya.

Kemudian ada pun keresahan, keprihatinan serta ketakutan dari orang tua

, pengajar, tokoh agama, tokoh masyarakat bahkan aparat keamanan dan hukum terkait dengan dinamika seks bebas di Indonesia yang berkiblat ke budaya masyarakat Barat.

Lebih dalam Sodik menjelaskan bahwa pihaknya selalu menjunjung tinggi kebebasan ilmiah dan kebebasan akademis di perguruan tinggi di Indonesia. Namun di sisi lain, Sodik mengatakan bahwa UIN Sunan Kalijaga semestinya mampu memahami dengan cermat atas dinamika yang kini tengah berkembang di masyarakat Indonesia dalam perilaku seks dan pernikahan.

 

Baca Juga :