FUNGSI PENGENDALIAN

FUNGSI PENGENDALIAN
FUNGSI PENGENDALIAN

Table of Contents

FUNGSI PENGENDALIAN

FUNGSI PENGENDALIAN
FUNGSI PENGENDALIAN

Anggaran harus dicapai dan perusahaan harus dikendalikan pada arah dan tujuan itu. Untuk tujaun pengendalian ini, hasil-hasil operasi per hari, atau per minggu, atau per bulan yang sesungguhnya akan dibandingkan dengan anggaran.

PERANAN CONTROLLER

Fungsi-fungsi controller dalam fase pengembangan/pembuatan rencana harus meliputi:

  1. Menyediakan garis-garis pedoman pokok keuangan dengan mana rencana harus disusun. Garis-garis pedoman itu antara lain:
  2. Komitmen modal dan pengeluaran untuk harta modal (harta tetap) yang diperkenankan.
  3. Tarif pajak yang meliputi pajak perseroan, pajak penjualan, pajak kekayaan, dan lain-lain.
  4. Basis untuk menaksir hutang, tingkat persediaan, piutang dan lain-lain.
  5. Pedoman tentang praktek-praktek akuntansi yang akan dipergunakan.
    1. Menyediakan format untuk semua laporan keuangan yang diperlukan, meliputi laporan-laporan perincian yang mendukungnya sehingga dapat dilakukan analisa yang sesuai.
    2. Menganalisa bagian-bagian rencana untuk menetapkan keandalan dan kewajaran dari informasi.
    3. Menganalisa bidang-bidang yang kelihatannya meragukan, dalam pengertian finansial, untuk mencari usul-usul bagi  perbaikan kemampulabaan.
    4. Mengkonsolidasikan keuangan untuk memperoleh kondisi perusahaan secara menyeluruh. Harus ditegaskan kembali bahwa perencanaan keuangan dimulai dari hasil-hasil laba, ke sumber- daya dan penggunaan kas, ke kondisi keuangan.
    5. Mengevaluasi rencana menyeluruh terhadap target, atau ukuran finansial, dan lain-lain, dan merekomendasikan perubahan-perubahan bilaman sesuai.
    6. Mengikhtisarkan dalam bentuk yang dapat diterima, semua aspek penting dari rencana untuk diajukan kepada manajemen tertinggi dalam memperoleh persetujuan.

PERSETUJUAN MANAJEMEN TERHADAP RENCANA

Karena menyadari bahwa perencanaan merupakan proses komunikasi, maka sewaktu mencari persetujuan terhadap rencana jangka-pendek — yaitu rencana laba, beberapa hal sebagai berikut perlu ditekankan :

  1. Para pejabat bagian keuangan harus memastikan, bahwa semua faktor penting akan dikemukakan tepat pada waktunya untuk mendapat perhatian dari mereka yang berwenang utnuk menyetujuinya, dan bahwa telah dibuat rekomendasi-rekomendasi yang sesuai.
  2. Dewan direksi atau komisaris dan pimpinan tertinggi harus sadar akan asumsi-asumsi pokok yang mendasari penyusunan rencana.
  3. Jenjang manajemen yang lebih tinggi tidak salah dilimpahi dengan seluk beluk akuntansi yang berlebihan.
  4. Kemungkinan-kemungkinan untuk mencapai rencana — atau tingkat kesulitan dalam mencapainya — harus disampiakna kepada manajemen.

DATA ANALITIS YANG MENDUKUNG

Rencana-rencana pada umumnya harus mempertimbangkan alternatif-alternatif dan harus mengenal perilaku biaya di bawah keadaan yang berbeda-beda. Sering juga rencana-rencana harus meliputi penelitian yang terperinci mengenai kondisi-kondisi yang tidak memuaskan.

Sumber : https://jalantikus.app/