Mendikbud Anies Baswedan: Meski Banyak Libur karena Asap, Tunjangan Guru Tak Akan Dikurangi

Mendikbud Anies Baswedan Meski Banyak Libur karena Asap, Tunjangan Guru Tak Akan Dikurangi
Mendikbud Anies Baswedan Meski Banyak Libur karena Asap, Tunjangan Guru Tak Akan Dikurangi

Mendikbud Anies Baswedan: Meski Banyak Libur karena Asap, Tunjangan Guru Tak Akan Dikurangi

Mendikbud Anies Baswedan Meski Banyak Libur karena Asap, Tunjangan Guru Tak Akan Dikurangi
Mendikbud Anies Baswedan Meski Banyak Libur karena Asap, Tunjangan Guru Tak Akan Dikurangi

Salah satu dampak dari bencana asap adalah terganggunya proses belajar mengajar di provinsi terdampak.

Proses belajar mengajar kerap diberhentikan karena kondisi yang tidak memungkinkan. Kondisi ini menjadi sumber kekhawatiran baik dari guru maupun muridnya.

Tidak ada pencairan sertifikasi guru sangat tidak diinginkan para guru yang berada di provinsi terdampak bencana asap. Sehingga, banyak sekolah yang memaksakan anak muridnya bersekolah meski kondisi Indikator Standar Pencemaran Udara (ISPU) sangat berbahaya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyebutkan tunjangan dan lainnya tidak akan dikurangi meski libur. “Asalkan ini memang terdampak bencana asap,” imbuhnya kemarin.

Sebelumnya, ancaman tersebut dikeluarkan oleh pemerintah daerah kepada para guru

yang sekolahnya diliburkan.

“Kita mendapatkan laporan itu dari Jambi. Ini kan bukan kehendak para guru. Sebaiknya itu dihapuskan,” ujar Sekretaris Jenderal Federasi Seluruh Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, kemarin.

Tak hanya itu, FSGI juga menilai pemerintah tidak peka terhadap nasib murid yang berada di provinsi terdampak. Menurut Retno, pemerintah masih belum konkrit dan tegas dalam membuat sebuah kebijakan. Khususnya bagi para peserta Ujian Nasional.

Sehingga, tak jarang banyak para murid yang masih enggan untuk dievakuasi disebabkan

tidak mau ketinggalan pelajaran.

Meski Ujian Nasional tidak lagi sebagai penentu kelulusan, namun itu masih dijadikan standar untuk mendaftar ke jenjang selanjutnya. FSGI pun mendorong pemerintah agar pelaksanaan Ujian Nasional ditunda. Pertimbangan ini diambil melihat kondisi asap yang tidak dapat diprediksi.

“Jika sudah ada waktu penundaannya, kan jadi jelas kapan harus penerimaan siswa baru dan agenda akademik lainnya,” ucapnya

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/k3823yUgu6aa3P50V8YLtn9l