Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Pancasila sebagai Sistem Filsafat
Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Pancasila sebagai Sistem Filsafat
Pancasila sebagai Sistem Filsafat

ð  Merupakan hasil perenungan yang mendalam dari tokoh kenegaraan Indonesia.

ð Ciri-ciri filsafat Pancasila: koheren, menyeluruh, mendasar, spekulatif.



Pancasila sebagai Ideologi Negara

ð Pada dasarnya Pancasila adalah merupakan sistem filsafat bersifat praktis yang sebagai pandangan hidup bangsa dalam bernegara disebut dengan ideologi.

ð Tiga unsur pokok ideologi: unsur keyakinan, unsur mitos, dan unsur loyalitas. Untuk mendapatkan derajat penerimaan optimal, dalam ideologi terkandung juga adanya tiga subunsur: rasional, penghayatan, dan susila.

ð Pancasila sebagai ideologi negara adalah ideologi terbuka. Dasar pengembangannya adalah hakikat kodrat manusia monopluralis, sehingga unsur moral menjadi landasan kebijaksanaan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada.

ð Ciri-ciri ideologi terbuka: realis, idealis, dan fleksibel.



Pancasila dalam Ideologi Dunia

ð Ideologi dunia yang besar hanya ada tiga: liberalisme, komunis, dan keagamaan.

ð Pancasila tidak termasuk ideologi besar, tetapi Pancasila dapat juga termasuk dalam ideologi keagamaan, karena sila pertama berkaitan dengan agama. Pancasila dapat dinyatakan juga termasuk sosialisme religius, tetapi tidak terlalu ekstrem. Sosialisme religius merupakan paham sosialis yang berdasarkan atas ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca