Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)

Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)
Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)

Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)

Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)
Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach)

Pendekatan pengeluaran dilakukan dengan menghitung jumlah pengeluaran secara nasional untuk membeli barang dan jasa dengan cara menjumlahkan pengeluaran rumah tangga konsumen, rumah tangga podusen, rumah tangga pemerintah, dan rumah tangga luar negeri kepada masyarakat atau negara selama satu tahun.

Pengeluaan rumah tangga konsumen dilambangkan (C), pengeluaran rumah tangga produsen atau perusahaan disebut investasi dilambangkan (I), pengeluaran pemerintah, baik pusat maupun daerah dilambangkan (G), dan pengeluaran sektor luar negeri atau selisih ekspor dan impor dilambangkan (X-M). Secara matematis pendapatan nasional yang terdiri atas komponen-komponen pengeluaran dari sektor tersebut dapat dinyatakan dalam persamaan berikut.

Y = C + I + G + (X – M)

Keterangan:
Y   = Pendapatan nasional
C   = Pengeluaran sektor rumah tangga
I    = Pengeluaran sektor perusahaan
G   = Pengeluaran sektor pemerintah
(X – M) = Sektor luar negeri atau selisih ekspor impor

Angka yang diperoleh dalam perhitungan pendapatan nasional dengan metode pengeluaran menunjukkan besarnya Produksi Nasional Bruto (PNB) masyarakat atau disebut juga perhitungan Gross National Product (GNP).

Sumber : https://galleta.co.id/