Pengertian Prinsip Ekonomi

Pengertian Prinsip Ekonomi
Pengertian Prinsip Ekonomi

Table of Contents

Pengertian Prinsip Ekonomi

Pengertian Prinsip Ekonomi
Pengertian Prinsip Ekonomi

Ketika tahun ajaran baru tiba, banyak siswa sekolah yang menyerbu pasar buku murah. Bukan hanya siswa sekolah, mahasiswa pun tidak mau ketinggalan. Bagaimana dengan kamu? Mengapa kamu berbuat demikian? Pasti karena alasan harga, bukan? Memang, biasanya harga buku di pasar ini jauh lebih murah dibandingkan harga di toko buku. Jadi, kamu tetap mendapat buku yang kamu perlukan dengan harga atau pengorbanan yang lebih sedikit dibanding kamu membeli di toko buku.

Pada dua bagian sebelumnya, kamu sudah mengenal apa yang dimaksud dengan tindakan ekonomi, yaitu suatu tindakan yang dilakukan oleh manusia berdasarkan dorongan atau motifekonomi. Selanjutnya, kamu akan mengenal prinsip ekonomi yang merupakan pelengkap dari tindakan dan motif ekonomi. Prinsip adalah dasar dari suatu tindakan. Dalam melakukan tindakan ekonomi, seseorang mendasarkan tindakannya tersebut pada prinsip ekonomi, yaitu berusaha memperoleh hasil usahanya sebesar mungkin dari pengorbanan yang dilakukan atau berusaha mengeluarkan pengorbanan atau biaya sekecil mungkin untuk memperoleh hasil tertentu.

Prinsip ekonomi adalah dasar untuk melakukan suatu tindakan, yaitu keinginan memperoleh hasil sebesar mungkin dari pengorbanan yang kita lakukan.

Prinsip ekonomi menjadi dasar dari tindakan ekonomi yang akan dilakukan. Orang hanya mau melakukan suatu tindakan jika hasil yang diperolehnya akan lebih besar dari pengorbanan atau biaya yang dikeluarkan. Ayo, kita ambil contoh lain. Pak Amat, misalnya, ingin membuka sebuah warung. Ia tidak akan mau membuka warung kalau perkiraannya ia akan merugi. Sebelum membuka warung, Pak Amat sudah menimbang-nimbang bahwa warungnya akan mendapatkan hasil yang lebih besar dibandingkan dengan modalnya, apalagi jika lokasi warungnya strategis.

Jadi, seseorang yang mempunyai prinsip ekonomi selalu menghitung untung rugi pada setiap tindakan yang akan dilakukannya. Artinya, segala sesuatu yang dikorbankan seseorang, baik berupa tenaga maupun modal atau uang harus dapat menghasilkan sesuatu yang lebih besar atau memberikan keuntungan bagi dirinya.

Sumber : https://galleta.co.id/