Ratusan Sekolah Masih Ujian Kertas Pensil

Ratusan Sekolah Masih Ujian Kertas Pensil
Ratusan Sekolah Masih Ujian Kertas Pensil

Ratusan Sekolah Masih Ujian Kertas Pensil

Ratusan Sekolah Masih Ujian Kertas Pensil
Ratusan Sekolah Masih Ujian Kertas Pensil

Meskipun pemerintah Kota Bekasi telah mewajibkan seluruh sekolah tingkat SMP Negeri dan Swasta di Kota Bekasi melaksanakan Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK) pada april mendatang, namun ternyata tidak selusuh sekolah bisa melaksanakan.

Tercatat ada sebanyak 136 SMP swasta atauv9.479 siswa yang masih menerapkan sistem Ujian Nasional Ketas Pinsil (UNKP) tahun ini. Demikian ditegaskan kepala dinas pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi.

Dia mengatakan, peserta UNBK tahun ini di Kota Bekasi sebanyak 127 sekolah

dengan jumlah peserta sebanyak 22.212 siswa. Dari angka tesebut, jumlah peserta UNBK jenjang SMP negeri sebanyak 43 sekolah dengan peserta sebanyak 15.339 siswa.

Kemudian, disusul peserta UNBK dari Sekolah Menengah Pertama Terpadu (SMPT) sebanyak, 6 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 321 siswa. Sedangkan, UNBK di Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS), Disdik mencatat ada, 78 sekolah dengan peserta didik sebanyak, 6.552 siswa.

“Masih terdapat sekolah swasta yang menerapkan sistem Ujian Nasional Ketas Pinsil (UNKP). Total peserta UNKP Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) yakni sebanyak 136 sekolah, dengan jumlah siswa sebanyak 9.479 orang. Kita masih memberikan kesempatan kepada pihak sekolah yang menerapkan UNKP. Hal itu disebabkan dari kesiapan sarana pendukung disekolah yang belum memadai,” tuturnya.

Dia mengaku, saat ini Pendidikan Kota Bekasi terus menggodok

persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP, yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 23-26 April 2018 mendatang.

Salah satu optimalisasi persiapan tersebut adalah melalui simulasi yang dilakukan masing-masing sekolah, selama dua hari lalu, pada tanggal 19-20 Maret 2018 ini .Dia mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengetahui persiapan seluruh peserta didik serta sarana pendukung dan jaringan komputer di sekolah.

“Kegiatan simulasi ini dilakukan untuk mematangkan para peserta didik,

supaya nanti pada waktu pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan meraih nilai baik. Sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah juga terlihat sudah siap,” kata Ali, Rabu (21/3).

Melihat antusias dan kemampuan peserta didik mengoperasikan komputer, pihaknya optimis semua peserta UNBK tingnkat SMP sudah siap menghadapi UNBK nanti.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/